Harga Cabai di Pasar Tradisional Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadhan
Pantauan harga sembako di pasar Batam menunjukkan kenaikan harga cabai merah akibat gangguan distribusi karena cuaca buruk di laut.
Batam24.com | BATAM – Fluktuasi harga kebutuhan pokok mulai terasa di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam, terutama pada komoditas cabai merah dan bawang. Kenaikan harga ini dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di daerah penghasil yang mengganggu siklus panen dan distribusi logistik. Warga mulai mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi secara bertahap sejak awal minggu ini.
Dinas Perdagangan Kota Batam memantau bahwa stok barang sebenarnya masih mencukupi, namun biaya transportasi mengalami kenaikan akibat kendala cuaca di laut. Untuk mengantisipasi lonjakan yang lebih tinggi, pemerintah berencana melakukan operasi pasar murah di beberapa titik strategis dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat luas.
Beberapa pedagang di Pasar Tos 3000 mengaku terpaksa menaikkan harga jual karena harga modal dari distributor juga sudah meningkat. Mereka berharap pasokan dari daerah penghasil seperti Sumatera dan Jawa bisa kembali normal secepat mungkin agar omzet penjualan tidak menurun. Konsumen pun disarankan untuk bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan aksi borong yang berlebihan.
Pemerintah daerah juga sedang menjajaki kerjasama antar daerah untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman hingga menjelang hari besar keagamaan. Diversifikasi sumber pasokan menjadi salah satu solusi jangka panjang agar Batam tidak terlalu bergantung pada satu daerah asal saja. Pengawasan terhadap spekulan pasar juga akan ditingkatkan guna mencegah permainan harga yang merugikan rakyat.
(Dykha)





