Kapolda Kepri Pimpin Panen Raya Jagung di Galang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
BATAM, Batam24.com – Polda Kepulauan Riau memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui panen raya jagung pipil Kuartal III Tahun 2026 bersama kelompok tani di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Rabu (21/10/2026).
Panen raya tersebut dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., sebagai bentuk implementasi program Quick Wins Kapolri Nomor 1 tentang Polisi Peduli Pangan.
Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong produktivitas pertanian melalui kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung ketersediaan pangan yang berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolda Kepri dan Ketua Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur, Eka Susanto. Selanjutnya, rombongan mengikuti panen jagung pipil, proses pemipilan hasil panen, hingga pelepasan hasil panen untuk didistribusikan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan bakti sosial dan ramah tamah sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Kelompok Tani Kelola Lahan Seluas 7 Hektare
Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur saat ini mengelola lahan jagung pipil seluas 7 hektare yang tersebar di dua kelurahan, yakni 2 hektare di Sijantung dan 5 hektare di Sungai Raya.
Dalam kegiatan tersebut, panen dilakukan di lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Sijantung. Sementara itu, lahan di Sungai Raya telah dipanen pada bulan sebelumnya dan kembali ditanami untuk mendukung siklus produksi berikutnya yang direncanakan berlangsung pada Januari 2027.
Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah yang membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak, termasuk Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan mitra usaha.
Menurutnya, pengembangan komoditas jagung pipil memiliki nilai strategis karena hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Ketersediaan pakan yang memadai diharapkan mampu mendukung produktivitas peternakan sekaligus menjaga keberlangsungan rantai pasok pangan.
Upaya tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.
Kapolda menekankan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan bukan untuk mengambil alih peran petani, melainkan menjadi mitra yang membantu mengatasi kendala serta mendorong pengembangan potensi pertanian secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi dengan kelompok tani, pemerintah daerah, Perum Bulog, dan pihak terkait lainnya, produktivitas pertanian di Kepulauan Riau diharapkan terus meningkat sehingga dapat berkontribusi terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.
Petani Hadapi Kendala Kemarau
Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Rahayu Agro Makmur, Eka Susanto, mengungkapkan bahwa pengembangan jagung pipil di Batam masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama akibat kemarau berkepanjangan yang berdampak pada ketersediaan air untuk pertanian.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Polsek Galang yang telah membantu kelompok tani menghadapi persoalan tersebut, termasuk melalui dukungan terkait kebutuhan air dan bantuan personel dalam proses pemanenan.
Eka juga menyampaikan bahwa panen jagung di lahan Sungai Raya sebelumnya menghasilkan sekitar 16 ton dari target 20 ton. Sebagian hasil panen masih menjalani proses pengeringan sebelum disiapkan untuk tahap berikutnya.
Hasil panen tersebut direncanakan disetorkan kepada Perum Bulog sesuai mekanisme penyerapan yang berlaku.
Dukungan terhadap proses produksi hingga penyaluran hasil panen dinilai penting agar hasil pertanian petani dapat terserap dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih optimal.
Sinergi untuk Ketahanan Pangan Kepri
Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., sejumlah pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, serta Kepala Bulog Batam Ashariyanti Pratimi.
Hadir pula perwakilan pemerintah daerah, Danramil Galang, pihak PT MEG, tokoh masyarakat, perangkat Kelurahan Sijantung, dan anggota kelompok tani.
Melalui program Polisi Peduli Pangan, Polda Kepri mendorong agar kerja sama antara kepolisian, petani, pemerintah, dan mitra usaha terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, meningkatkan hasil pertanian, serta memperlancar penyaluran hasil panen.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, sektor pertanian di Batam diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Semangat Polisi Bersama Masyarakat menjadi landasan dalam membangun kemitraan yang produktif, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Kepulauan Riau.
Sumber: Bidang Humas Polda Kepri
(Rara)

