Subuh Keliling di Batam, Kapolda Kepri Ajak Warga Aktifkan Pos Kamling dan Cegah Kriminalitas
BATAM, Batam24.com – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui pengaktifan kembali ronda malam dan pos keamanan lingkungan (pos kamling). Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Subuh Keliling bersama warga di Masjid Al Muttaqin, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kegiatan salat Subuh berjamaah ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Irwasda Polda Kepri, jemaah Masjid Al Muttaqin, serta masyarakat di sekitar masjid. Usai melaksanakan salat berjamaah, Kapolda Kepri menyampaikan imbauan kamtibmas, dilanjutkan dengan sarapan bersama dan penyerahan bantuan sosial atau tali asih kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Suhendri menekankan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, lingkungan yang aman dapat diwujudkan melalui kepedulian warga terhadap situasi di sekitarnya. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengaktifkan ronda malam dan pos kamling untuk memantau kondisi lingkungan serta mengantisipasi potensi tindak kriminalitas.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kejahatan, khususnya pencurian dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang dapat terjadi ketika pengawasan lingkungan kurang optimal.
“Keamanan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat perlu saling peduli dan meningkatkan kewaspadaan agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain mengajak warga menjaga keamanan lingkungan, Kapolda Kepri juga menyoroti pentingnya melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Ia meminta keluarga dan masyarakat lebih memperhatikan pergaulan anak-anak serta mengawasi penggunaan telepon seluler dan media sosial. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam perilaku negatif maupun terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. Sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman, konflik sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.
Warga Sambut Positif Kehadiran Kapolda Kepri
Kehadiran Kapolda Kepri dalam salat Subuh berjamaah mendapat sambutan positif dari masyarakat. Deni, salah seorang jemaah Masjid Al Muttaqin, menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk berkomunikasi langsung dengan jajaran kepolisian.
Menurut Deni, pendekatan langsung seperti itu juga menjadi pengingat bahwa keamanan dan kenyamanan lingkungan membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
“Kami senang Kapolda bisa hadir langsung bersama masyarakat. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dengan kepolisian dan mengingatkan kami bahwa keamanan lingkungan perlu dijaga bersama. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga masyarakat semakin peduli dan lingkungan tetap aman,” ujar Deni.
Melalui komunikasi langsung dengan warga, diharapkan berbagai persoalan keamanan yang berpotensi muncul di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan melalui kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.
Dukung Program Ruang Publik Aman
Pengaktifan ronda malam dan pos kamling tersebut sejalan dengan dukungan terhadap Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman.
Program ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman. Keberadaan pos kamling yang aktif diharapkan dapat membantu meningkatkan pengawasan lingkungan sekaligus memperkuat komunikasi antara warga dan aparat keamanan.
Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Karena itu, warga diharapkan tidak hanya mengandalkan kehadiran petugas kepolisian, tetapi juga membangun kebiasaan saling menjaga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Kapolda Kepri turut mengimbau masyarakat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana atau potensi gangguan keamanan.
Layanan tersebut dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk membantu masyarakat menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan respons kepolisian.
Pelaporan yang cepat dan disertai informasi yang jelas diharapkan dapat membantu petugas mengambil langkah penanganan secara tepat sesuai kondisi di lapangan.
Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
Kegiatan Subuh Keliling bersama masyarakat menjadi salah satu upaya Polda Kepri dalam membangun kedekatan dengan warga sekaligus memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga keamanan.
Melalui kegiatan keagamaan dan dialog langsung, kepolisian mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, masukan, maupun informasi terkait kondisi keamanan di lingkungannya.
Ke depan, keterlibatan keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan kriminalitas serta menjaga keharmonisan sosial.
Polda Kepri berharap tumbuhnya budaya waspada dan kepedulian bersama dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
Pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah bahwa menjaga keamanan harus dimulai dari lingkungan terdekat, dengan mengedepankan kepedulian, komunikasi, dan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Polisi Bersama Masyarakat, yakni membangun keamanan melalui sinergi dan tanggung jawab bersama.
(Rara)

