Jumat Berkah, Rutan Batam Bagikan Makanan untuk Warga Binaan, Perkuat Nilai Kemanusiaan

Jumat Berkah, Rutan Batam Bagikan Makanan untuk Warga Binaan, Perkuat Nilai Kemanusiaan
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam kembali menebarkan kebaikan melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan makanan kepada warga binaan, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang berlangsung setelah pelaksanaan Salat Jumat tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Pembagian makanan diawali di depan masjid setelah warga binaan selesai menunaikan Salat Jumat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan ke blok hunian untuk menjangkau warga binaan lainnya agar dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan dari kegiatan berbagi tersebut.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda berbagi makanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap sesama serta pentingnya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.

Di tengah keterbatasan kehidupan di balik tembok rutan, perhatian melalui tindakan sederhana diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta memperkuat semangat kebersamaan antara sesama warga binaan.

Melalui program Jumat Berkah, Rutan Batam juga berupaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis dan religius. Nilai kepedulian, rasa syukur, serta semangat saling menghargai menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.

Selain memberikan manfaat secara langsung, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Semangat berbagi tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh tempat maupun keadaan. Setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan arti dan menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.

Dengan terlaksananya kegiatan Jumat Berkah, Rutan Kelas IIA Batam terus berupaya menumbuhkan budaya berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan pembinaan, sehingga warga binaan tetap merasakan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. (Rara)