Kapolda Kepri Minta Pengelolaan Logistik dan Aset Negara Dilakukan Transparan
BATAM, Batam24.com — Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menegaskan pentingnya pengelolaan logistik dan aset negara secara profesional, tertib, serta dapat dipertanggungjawabkan. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Logistik Tahun 2026 yang digelar di Hotel AP Premier Batam, Senin (24/8/2026).
Rakernis tersebut dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Karoops Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, serta jajaran pengelola logistik Polres/ta.
Turut hadir sejumlah narasumber dari KPKNL Batam, BP Batam dan BPN yang memberikan penguatan terkait pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan aset pertanahan.
Dalam arahannya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menekankan bahwa dukungan logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, bertambahnya sarana dan prasarana yang diberikan negara kepada institusi Polri harus diikuti dengan peningkatan tanggung jawab dalam hal pemanfaatan dan pemeliharaannya.
“Jangan sampai barang yang sudah kita perjuangkan untuk mendapatkan anggarannya, setelah sampai di satuan justru tidak dirawat dengan baik,” tegas Asep.
Ia meminta seluruh jajaran memperhatikan setiap tahapan pengelolaan logistik, mulai dari perencanaan, pengadaan, distribusi, penggunaan, pemeliharaan hingga proses pertanggungjawaban.
Kendaraan dinas dan berbagai perlengkapan operasional juga diminta dirawat secara maksimal. Selain itu, barang yang sudah tersedia agar segera didistribusikan kepada satuan yang membutuhkan dan tidak dibiarkan terlalu lama menumpuk di gudang.
Pengelolaan BMN Jadi Perhatian
Kapolda juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan BMN, khususnya aset berupa tanah dan bangunan. Jajaran diminta melakukan inventarisasi secara menyeluruh serta memastikan setiap aset memiliki dokumen dan status hukum yang jelas.
Koordinasi dengan BPN, KPKNL, BP Batam maupun instansi terkait juga perlu diperkuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan administrasi dan pertanahan.
“Seluruh anggaran, seluruh kendaraan, seluruh gedung, seluruh perlengkapan, dan seluruh aset yang kita gunakan adalah amanah negara dan amanah masyarakat,” ujarnya.
Dalam Rakernis tersebut, peserta juga mendapatkan paparan dari BP Batam, BPN, KPKNL, Bag Bekum, Bag Ada dan Bag Infolog Polda Kepri.
Kegiatan turut dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada satuan kerja dan satuan wilayah yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam pengelolaan logistik Tahun Anggaran 2026.
Penghargaan tersebut masing-masing diberikan kepada Polres Karimun untuk kategori penghapusan BMN, Satbrimob untuk penetapan status BMN, Bidhumas untuk penyusunan laporan BMN Semester I, serta Polres Lingga untuk penyampaian laporan manajemen logistik.
Kapolda Kepri berharap hasil Rakernis tidak berhenti pada pembahasan dan paparan, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah konkret di setiap satuan. Dengan demikian, pengelolaan logistik di lingkungan Polda Kepri diharapkan semakin tertib, transparan dan akuntabel serta mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam secara gratis untuk mendapatkan bantuan maupun menyampaikan pengaduan kepada pihak kepolisian.
Polri Untuk Masyarakat. (Rara)
