Kodaeral IV Hadiri Festival Transmigrasi 2026 di Rempang, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kodaeral IV Hadiri Festival Transmigrasi 2026 di Rempang, Perkuat Sinergi Pembangunan
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV menegaskan dukungannya terhadap sinergi pembangunan nasional melalui kehadiran dalam Festival Transmigrasi Tahun 2026 dan Doa untuk Negeri yang digelar di SP 1 Tanjung Banon, kawasan Rempang Eco City, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., diwakili oleh Aster Dankodaeral IV Kolonel Laut (PM) Akhmad Iqbal A. Kehadiran perwakilan Kodaeral IV menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Laut terhadap kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi.

Festival tersebut dihadiri Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, M.Si., Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, pimpinan lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah agenda digelar dalam festival tersebut, mulai dari peninjauan stan pameran yang menampilkan potensi dan berbagai kegiatan di bidang transmigrasi hingga paparan dari Technical University of Munich (TUM). Rangkaian kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi kawasan sekaligus memperluas wawasan mengenai pengembangan wilayah dan pembangunan berkelanjutan.

Selain agenda pameran dan paparan, kegiatan juga diisi dengan Doa untuk Negeri yang dipimpin Ustaz Das'ad Latif. Suasana berlangsung khidmat ketika para peserta bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, terjaganya persatuan masyarakat, serta kelancaran pembangunan nasional.

Partisipasi Kodaeral IV dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah Kepulauan Riau.

Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan pembangunan yang terarah serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Melalui keterlibatan berbagai pihak, potensi kawasan diharapkan dapat dikembangkan secara optimal dengan tetap memperhatikan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Festival Transmigrasi Tahun 2026 dan Doa untuk Negeri diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kerja sama antarpemangku kepentingan sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mendukung pembangunan Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, pengembangan kawasan transmigrasi di Kepulauan Riau diharapkan mampu membuka peluang kemajuan wilayah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Rara)