Pemadaman Hari Ke-30, Tim Gabungan Terus Kendalikan Karhutla di Desa Kudung

Pemadaman Hari Ke-30, Tim Gabungan Terus Kendalikan Karhutla di Desa Kudung
Foto: Istimewa



LINGGA, Batam24.com – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kudung, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, terus dilakukan. Memasuki hari ke-30 pascakebakaran susulan, tim gabungan TNI-Polri, BPBD Kabupaten Lingga, Satgas PT CSA, serta masyarakat kembali melaksanakan pemadaman dan pengendalian titik api, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan pemadaman dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan apel dan pengecekan kesiapan personel maupun peralatan yang akan digunakan dalam proses pemadaman.

Sekitar pukul 09.00 WIB, tim bergerak menuju Tandon 7 dengan membawa mesin Robin dan selang pemadam. Tim harus menyusuri jalan setapak sejauh kurang lebih 800 meter untuk mencapai lokasi.

Pada pukul 09.25 WIB, tim tiba di lokasi Tandon Air 7 dan langsung bergerak menuju sejumlah titik api yang masih ditemukan. Pemadaman difokuskan pada area yang berada di sekitar kebun sagu masyarakat guna mencegah api kembali meluas dan menjalar ke lahan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, tim membagi personel menjadi tiga kelompok untuk menangani titik api yang tersebar di beberapa lokasi. Petugas juga membuat jalur pemutus api serta membuka akses menuju titik-titik yang sulit dijangkau guna mempercepat proses pemadaman.

Selain itu, tim memanfaatkan tandon atau penampungan air berbahan terpal sebagai sumber air pendukung. Hingga saat ini telah dibuat sebanyak delapan tandon air untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman.

Pemadaman melibatkan 31 personel, terdiri dari 5 personel Polsek Lingga, 13 personel Yonif TP 849/BS, 5 personel BPBD Kabupaten Lingga, 1 personel Koramil 05/Daik, 2 personel Posbinpotmar, serta 5 masyarakat Desa Kudung.

Sejumlah sarana dan prasarana juga dikerahkan, di antaranya satu unit armada Damkar Yonif TP 849/BS, satu unit tangki air BPBD Kabupaten Lingga, satu unit mobil pikap, dua unit mesin Robin BPBD, satu unit mesin Robin masyarakat Desa Kudung, serta ratusan meter selang pemadam dari berbagai unsur.

Dalam upaya mencegah api meluas, tim juga menggunakan excavator milik PT CSA untuk membuat jalur pemutus api. Jalur tersebut dibuat terutama untuk mengantisipasi perambatan api menuju kawasan hutan dan kebun sagu milik masyarakat.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Lokasi titik api yang jauh dari jalan aspal menyebabkan petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau titik kebakaran. Selain itu, sumber air yang cukup jauh, kondisi lahan gambut dan rawa kering, banyaknya daun sagu kering, serta pohon tumbang turut menyulitkan proses pemadaman.

Keterbatasan akses dan perlengkapan, khususnya selang pemadam, juga menjadi salah satu kendala dalam menjangkau sejumlah titik api yang berada cukup jauh dari sumber air.

Berdasarkan hasil verifikasi dan pengukuran yang dilakukan BPBD Kabupaten Lingga menggunakan drone serta penentuan titik koordinat melalui Google Earth, luas area yang terdampak kebakaran saat ini diperkirakan mencapai ±81 hektare. Dari luasan tersebut, hingga saat ini area yang telah berhasil dilakukan pemadaman mencapai sekitar ±58 hektare.

Adapun lokasi kebakaran berada di Dusun I Kudung, Desa Kudung, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, pada koordinat -0.270602, 104.889893.

Sementara itu, berdasarkan pendataan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiel sementara berupa pohon sagu yang terbakar diperkirakan sebanyak ±180 batang.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi juga sempat diguyur hujan ringan. Sejumlah titik api telah berhasil dipadamkan, namun masih ditemukan sisa bara yang membutuhkan proses penyiraman dan pendinginan secara berkelanjutan untuk mencegah munculnya kembali api.

Sekitar pukul 19.00 WIB, tim gabungan kembali ke lokasi titik awal dan melaksanakan apel konsolidasi untuk mengecek kondisi personel serta seluruh peralatan yang digunakan selama proses pemadaman.

Kapolsek Daik Lingga menyampaikan bahwa upaya pemadaman akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan sinergitas lintas instansi dan masyarakat.

“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemadaman, pendinginan, serta monitoring terhadap titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api. Koordinasi dan sinergitas di lapangan terus ditingkatkan agar kebakaran tidak kembali meluas,” ujarnya.

Polsek Daik Lingga juga terus melakukan monitoring lokasi, pengumpulan bahan keterangan, koordinasi dengan Kepala Desa Kudung, Kepala Desa Teluk, pihak PT CSA, serta melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan.

Pemadaman dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (30/9/2026), dengan fokus pada titik-titik yang masih terdapat bara maupun potensi munculnya kembali api.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif.

(Rara)