Polda Kepri Masuk Lima Besar Kompolnas Awards 2026, Konsep “Secure Kepri, Secure Your Investment” Jadi Sorotan
BATAM, BATAM24.COM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menerima visitasi Tim Kompolnas Awards 2026, Kamis (20/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian setelah Polda Kepri masuk dalam lima besar nominator Kompolnas Awards 2026 dari 34 Polda di Indonesia.
Visitasi berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri dan dipimpin Ketua Tim Kompolnas Awards 2026 Dr. Supardi Hamid, M.Si. Tim juga terdiri dari Prof. Muradi, M.Si., Anggota Kompolnas Ulil Rahim, S.Kom., M.H., serta Auditor Kepolisian Utama Tk. II Itwasum Polri Brigjen Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M.
Kedatangan tim disambut Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kepri, unsur TNI dan BIN, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta sejumlah stakeholder.
Ketua Tim Kompolnas Awards 2026 Dr. Supardi Hamid mengatakan, visitasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian data dan informasi yang sebelumnya diterima Kompolnas dengan kondisi nyata di lapangan.
Selain memverifikasi kinerja, tim juga meninjau berbagai inovasi yang telah dijalankan Polda Kepri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan daerah.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus yakni konsep “Secure Kepri, Secure Your Investment” yang digagas Kapolda Kepri.
Konsep tersebut menempatkan keamanan sebagai salah satu fondasi utama dalam menciptakan kepercayaan, kepastian hukum, mendorong investasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Posisi yang sudah diambil oleh Kapolda Kepri dengan konsep Secure Kepri, Secure Your Investment merupakan pilihan yang sangat tepat. Investasi di Kepri memiliki posisi yang sangat vital karena memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, bukan hanya bagi Kepri tetapi juga bagi Indonesia secara nasional,” ujar Supardi.
Konsep keamanan tersebut dijalankan melalui pendekatan 5P, yakni People, Planet, Partnership, Peace, dan Prosperity.
Pendekatan itu diarahkan untuk menghadirkan rasa aman, kepastian hukum serta kehidupan sosial yang tertib. Dengan kondisi keamanan yang terjaga, aktivitas usaha dan investasi di wilayah Kepri diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian visitasi, Tim Kompolnas Awards turun langsung ke sejumlah lokasi untuk melihat implementasi program Polda Kepri.
Salah satunya di SMP Negeri 6 Batam. Di sekolah tersebut, tim meninjau penerapan insersi kurikulum sadar berlalu lintas di dalam kelas hingga praktik keselamatan berlalu lintas di lapangan.
Tim juga melakukan audiensi bersama Komite Sekolah dan berdialog mengenai pelaksanaan program tersebut.
Program yang merupakan hasil kolaborasi Ditlantas Polda Kepri, Polresta Barelang dan Pemerintah Kota Batam itu mendapat apresiasi karena dinilai berjalan baik serta memperoleh respons positif dari kalangan pelajar.
“Kami ingin melihat praktiknya seperti apa dijalankan di sini, dan ternyata jauh melampaui apa yang kami ekspektasikan,” kata Supardi.
Dari sektor pelayanan publik, Tim Kompolnas kemudian meninjau fasilitas pelayanan di Samsat Batam Center. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Rangkaian visitasi dilanjutkan ke Kawasan Batamindo. Di kawasan industri tersebut, Tim Kompolnas melaksanakan audiensi bersama manajemen PT BIC, Chief Security Kawasan Batamindo, Executive SED, 3L dan HRD.
Pertemuan itu menjadi momentum untuk melihat secara langsung pola kemitraan atau partnership yang dibangun Polda Kepri bersama pengelola kawasan industri dan berbagai stakeholder dalam menciptakan situasi keamanan yang mendukung keberlangsungan investasi.
Supardi juga mengapresiasi sinergi Polda Kepri bersama pemerintah daerah, TNI, BIN dan berbagai unsur lainnya dalam membangun ekosistem keamanan di wilayah Kepulauan Riau.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan adanya tata kelola keamanan yang mengedepankan kolaborasi, profesionalitas, akuntabilitas, transparansi serta kepentingan masyarakat.
“Yang berkepentingan terhadap ekosistem keamanan di wilayah Kepri hadir dan bekerja bersama. Ini menunjukkan bahwa tata kelola keamanan dan partnership yang dibangun berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Tim Kompolnas turut melihat sejumlah inovasi Polda Kepri yang mengedepankan lima prinsip, yakni People, Planet, Partnership, Peace dan Prosperity.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah upaya memperhatikan aspek lingkungan melalui penggunaan kendaraan patroli berbasis elektrifikasi.
Sementara itu, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad mengapresiasi Kompolnas yang telah menetapkan Polda Kepri sebagai salah satu dari lima besar nominator Kompolnas Awards 2026.
Menurut Ansar, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama dan menunjukkan responsivitas Polda Kepri dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.
“Kita berharap Polda Kepri bisa terpilih sebagai Polda terbaik di Indonesia. Ini merupakan hasil kerja sama dan kinerja yang baik sehingga menghasilkan berbagai indikator yang patut kita banggakan di Polda Kepri,” ujarnya.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang selama ini mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Ia menegaskan, menjaga Kamtibmas di Kepri tidak dapat dilakukan oleh kepolisian seorang diri.
“Tidak mungkin kita bekerja sendiri mewujudkan Kamtibmas Kepri ini tanpa bantuan stakeholder terkait, termasuk pemerintah provinsi, kota dan kabupaten, BP Batam, TNI, masyarakat dan rekan-rekan media,” kata Asep.
Kapolda berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga keamanan dan kenyamanan investasi di Kepulauan Riau dapat terjamin.
“Mudah-mudahan kita terus bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi mewujudkan Kamtibmas serta menjamin investasi di Kepri berlangsung aman dan nyaman, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dan kriminalitas bisa kita turunkan,” sambungnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat turut berperan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta kondusif.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam dan tidak dipungut biaya untuk mendapatkan bantuan kepolisian maupun menyampaikan pengaduan.
Masuknya Polda Kepri ke dalam lima besar nominator Kompolnas Awards 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan berbagai inovasi dan kolaborasi yang telah dibangun. Penilaian lapangan tersebut sekaligus menjadi gambaran sejauh mana konsep keamanan yang berorientasi pada masyarakat dan investasi diterapkan di wilayah Kepulauan Riau.
Polri Untuk Masyarakat