Kapolda Kepri Tekankan Keamanan Pangan MBG dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Batam

Kapolda Kepri Tekankan Keamanan Pangan MBG dan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Batam
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Suhendri menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam menjaga keamanan pangan dan memastikan masyarakat lokal memperoleh manfaat ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja.

Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolda Kepri menggelar pertemuan bersama 12 Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat kecamatan se-Kota Batam di SPPG Baloi Permai, Mega Legenda, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai standar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., para pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam Defri Frenaldi, Ketua Yayasan Keluarga Bin Hood Hardi Bin Hood, para koordinator kecamatan, serta kepala SPPG se-Kota Batam.

Kapolda Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Dalam arahannya, Irjen Pol. Suhendri menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Karena itu, ia meminta pengelola SPPG memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan dan kualifikasi pekerjaan. Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan SPPG memberikan dampak nyata bagi warga di sekitar lokasi operasional.

Upaya tersebut sejalan dengan Program Prioritas Kapolri Quick Wins 1, Pengungkit 3, yakni Polisi Peduli Pengangguran, yang mendorong peran Polri dalam mendukung penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Kepri juga menekankan bahwa keberhasilan program MBG perlu didukung kolaborasi antara kepolisian, pengelola SPPG, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait.

Keamanan Pangan Menjadi Perhatian Utama

Selain penyerapan tenaga kerja, Suhendri mengingatkan pentingnya menjaga keamanan pangan dalam setiap tahapan pelaksanaan program MBG.

Pengawasan harus dilakukan sejak pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, kebersihan lingkungan dapur, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Seluruh pengelola SPPG diminta mematuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) serta menerapkan prosedur operasional secara konsisten guna mencegah terjadinya keracunan makanan maupun permasalahan lain yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.

Menurutnya, pengawasan yang baik harus disertai kepatuhan terhadap standar pengolahan makanan dan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat.

Kapolda juga meminta koordinator wilayah, camat, kepala SPPG, dan instansi terkait meningkatkan koordinasi dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan.

Pengawasan secara berkala diperlukan untuk mencegah penyimpangan, menjaga transparansi, serta memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Sebanyak 6.042 Tenaga Kerja Terserap

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam Defri Frenaldi menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Kepri terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk upaya mendorong penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran.

Dalam laporannya, Defri menyebutkan bahwa dari 148 SPPG yang tercatat di Kota Batam, sebanyak 129 SPPG telah aktif beroperasi, sementara 10 SPPG lainnya baru diresmikan.

Keberadaan SPPG tersebut dilaporkan telah menyerap sebanyak 6.042 tenaga kerja yang terlibat dalam berbagai kegiatan operasional, mulai dari persiapan bahan makanan, pengolahan, pemorsian, hingga pendistribusian makanan.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG turut membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar.

Meski demikian, penguatan pengawasan tetap diperlukan agar manfaat program berjalan beriringan dengan pemenuhan standar keamanan pangan dan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat.

Polda Kepri Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa Layanan Kepolisian 110 tersedia selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis untuk meminta bantuan kepolisian maupun menyampaikan pengaduan.

Melalui penguatan koordinasi dan pengawasan ini, Polda Kepri berharap program Makan Bergizi Gratis di Kota Batam dapat terlaksana secara optimal, dengan tetap mengutamakan keamanan pangan, transparansi pengelolaan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Dengan demikian, program MBG diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Rara)

Polisi Bersama Masyarakat

Sumber: Bidang Humas Polda Kepri