Polda Kepri Perketat Pengawasan Program MBG, Tekankan Evaluasi dan Mitigasi Risiko
BATAM, Batam24.com – Polda Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Kepulauan Riau. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan program nasional pemerintah berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Langkah penguatan pengawasan itu menjadi salah satu perhatian dalam video conference (vicon) bersama Wakapolri yang diikuti Polda Kepri serta Polres/Polresta jajaran pada Jumat (11/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran dalam mengawal program MBG yang memiliki cakupan luas. Program tersebut diminta tidak dipandang sekadar sebagai kegiatan rutin, melainkan sebagai program nasional yang membutuhkan pengawasan dan tanggung jawab bersama.
“Program ini jangan dilihat hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi sebagai program nasional yang harus kita kawal bersama dengan penuh tanggung jawab,” ujar Wakapolri.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Polda Kepri mendorong jajaran kepolisian untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan. Pengecekan dilakukan secara langsung guna memastikan kondisi faktual pelaksanaan MBG di lapangan dapat diketahui secara menyeluruh.
Pengawasan juga tidak hanya berorientasi pada kelengkapan administrasi. Kondisi pelaksanaan di lapangan menjadi bagian penting yang harus diperiksa, sehingga apabila ditemukan persoalan dapat segera dilakukan evaluasi dan langkah perbaikan.
Dari sisi kesehatan, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kepri turut berperan dalam melakukan pemantauan. Hasil pemeriksaan maupun temuan di lapangan menjadi bahan analisis dan evaluasi untuk mendukung peningkatan kualitas serta tata kelola program MBG.
Selain pengawasan, upaya mitigasi terhadap berbagai potensi risiko juga terus diperkuat. Setiap kemungkinan persoalan diharapkan dapat diidentifikasi dan diantisipasi sejak awal, sedangkan temuan yang muncul akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Wakapolri juga menekankan bahwa penerapan standar operasional prosedur (SOP) harus dibarengi dengan kontrol dan evaluasi secara konsisten.
“SOP harus dilaksanakan, dikontrol, dan dievaluasi,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan pengawasan, Polda Kepri bersama Polres/Polresta jajaran juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN). Koordinasi tersebut diarahkan untuk mendukung pemantauan pelaksanaan MBG, mengevaluasi berbagai temuan, serta mempercepat penyelesaian apabila terdapat hal-hal yang membutuhkan tindak lanjut.
Polda Kepri menegaskan pengawalan program MBG merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional pemerintah. Pengawasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip cepat, tepat, terukur, transparan, dan bertanggung jawab.
Melalui pengecekan langsung, evaluasi berkala, penguatan aspek kesehatan, serta koordinasi lintas instansi, Polda Kepri berkomitmen membantu memastikan pelaksanaan program MBG di Kepulauan Riau berjalan sesuai ketentuan dan terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan. (Rara)
.
