Aliansi Masyarakat, Pengusaha dan Aparat Bahas Rencana Investasi Tianshan Alumina di Lingga
LINGGA, Batam24 – Rencana investasi PT Tianshan Alumina Indonesia (TAI) di wilayah Todak, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha.
Untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif, Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga bersama organisasi pengusaha dan pelaku usaha menggelar silaturahmi, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kedai Kopi Merdeka tersebut mempertemukan unsur masyarakat, pengusaha, organisasi dunia usaha, aparat penegak hukum serta sejumlah instansi terkait.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Kasatreskrim Polres Lingga AKP Gede Santoso, S.Tr.K., S.I.K., Kasatintelkam Polres Lingga IPTU Dony Giatman, S.H., Ketua dan Dewan Penasehat Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Kajari Lingga Rully Afandi, S.H., M.H., Palaksa Lanal Dabo Singkep Mayor Laut (P) Pitrajaya Burnama serta Danramil 04/Dabo Singkep Kapten Arm Ismarli Koto.
Ketua Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Armanto Arsyad, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi antarpihak dalam menyikapi rencana investasi berskala besar di Kabupaten Lingga.
Menurut Armanto, investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama masyarakat tempatan.
“Kami tidak ingin masyarakat tempatan hanya menjadi penonton. Masyarakat harus dipersiapkan agar dapat ikut berkontribusi, terutama dari sisi sumber daya manusia dan tenaga kerja,” ujarnya.
Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting agar peluang ekonomi yang muncul dari investasi dapat dirasakan masyarakat lokal.
Sementara itu, Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatreskrim Polres Lingga AKP Gede Santoso, menekankan pentingnya kesepahaman dan komunikasi yang terarah dalam menghadapi investasi berskala besar.
Menurut AKP Gede, adanya komunikasi yang baik antara masyarakat, pengusaha, pemerintah, aparat dan pihak perusahaan dapat membantu mencegah munculnya kesalahpahaman maupun potensi konflik.
“Untuk rencana investasi seperti ini perlu ditunjuk suatu perwakilan yang menjadi penghubung dengan pihak PT Tianshan Alumina Indonesia. Dengan adanya penghubung yang jelas, komunikasi dan penyampaian informasi dapat berjalan lebih terarah sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata AKP Gede.
Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi, koordinasi dan kepentingan masyarakat dalam setiap pembahasan terkait rencana investasi tersebut.
Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk membangun sinergi antara masyarakat dan dunia usaha sehingga investasi yang direncanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kabupaten Lingga.
Selain membuka peluang lapangan pekerjaan, keterlibatan tenaga kerja lokal juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan sektor usaha masyarakat di daerah.
Seluruh pihak yang hadir juga diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif serta menyampaikan aspirasi melalui jalur komunikasi yang telah disepakati.
Dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan berbagai unsur, rencana investasi di Kabupaten Lingga diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
(Rara)