Amsakar–Li Claudia Naikkan Insentif 4.000 Lansia dari Rp300 Ribu menjadi Rp400 Ribu

Amsakar–Li Claudia Naikkan Insentif 4.000 Lansia dari Rp300 Ribu menjadi Rp400 Ribu




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com l ENGKU PUTRI, KataBatam – Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya lanjut usia (lansia).

Pada tahun 2026, Pemko Batam resmi menaikkan nilai insentif bagi 4.000 lansia dari sebelumnya Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per orang. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam.

Program bantuan tersebut merupakan salah satu dari 15 program prioritas Amsakar–Li Claudia dan hanya diberikan kepada lansia yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Awalnya, program ini hanya menyasar 200 lansia. Namun, jumlah penerima terus bertambah hingga mencapai 2.000 orang melalui APBD Perubahan pada tahun sebelumnya, dan kini meningkat menjadi 4.000 lansia pada 2026.

Mekanisme dan Syarat Penerima

Adapun kriteria penerima bantuan, yakni berusia minimal 60 tahun, berdomisili di Kota Batam, serta terdaftar dalam DTSEN.

Penerima juga tidak boleh berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan ASN, TNI, maupun Polri, serta tidak sedang menerima bantuan sosial dari APBN seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemko Batam menerapkan proses verifikasi data yang ketat. Bahkan, penyaluran bantuan direncanakan menggunakan sistem biometrik atau sidik jari (fingerprint).

Program Kesejahteraan Terus Berjalan

Wali Kota Batam H. Amsakar Achmad menegaskan bahwa Pemko Batam tetap konsisten menjalankan seluruh program prioritas yang telah dicanangkan.

Selain bantuan lansia, program tersebut meliputi sektor pendidikan melalui pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, serta penguatan ekonomi masyarakat dengan pinjaman modal UMKM tanpa bunga hingga Rp20 juta bekerja sama dengan Bank BJB.

Pemko Batam juga menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi di tujuh perguruan tinggi negeri ternama, mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam DTKS, serta mahasiswa yang berasal dari wilayah hinterland. (Rara)