Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II 2026 Dimulai, Kapolda Kepri Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Organisasi

Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II 2026 Dimulai, Kapolda Kepri Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Organisasi




Batam24.com | Batam – Polda Kepulauan Riau menerima kunjungan Tim Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri dalam rangka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Rupatama Polda Kepri, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolda Kepri, Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri Brigjen Pol. Susanto, S.I.K., S.H., M.H., Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, para Kapolres jajaran yang mengikuti melalui Zoom Meeting, serta para ketua tim, sekretaris tim, dan anggota Tim Audit Kinerja Itwasum Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Brigjen Pol. Susanto beserta seluruh anggota Tim Audit Kinerja Itwasum Polri. Menurutnya, pelaksanaan audit merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik melalui proses evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.

Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda Kepri senantiasa berkomitmen menjalankan tugas sesuai kebijakan dan arahan pimpinan Polri dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Karena itu, berbagai masukan, koreksi, dan evaluasi dari tim audit diharapkan menjadi bahan penyempurnaan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami menyambut baik pelaksanaan Audit Kinerja ini sebagai sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas organisasi. Seluruh jajaran Polda Kepulauan Riau siap memberikan data, informasi, serta penjelasan yang diperlukan demi kelancaran pelaksanaan audit. Kami berharap hasil audit ini menjadi masukan yang konstruktif untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin profesional, akuntabel, dan Presisi," ujar Kapolda Kepri.

Sementara itu, Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri Brigjen Pol. Susanto menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Irwasum Polri yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan. Ia menjelaskan bahwa Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2026 merupakan implementasi Program Kerja Pengawasan Tahunan berbasis risiko sebagai bentuk penguatan fungsi pengawasan internal yang menjadi mitra strategis pimpinan dalam memastikan seluruh program organisasi berjalan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta memberikan nilai tambah.

Menurut Brigjen Pol. Susanto, Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wilayah perbatasan sekaligus pintu gerbang perdagangan, investasi, industri, dan pelayaran internasional. Kondisi tersebut menuntut seluruh program dan kegiatan didukung tata kelola organisasi yang baik, termasuk dalam pengelolaan anggaran, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan Badan Layanan Umum (BLU) yang tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian Polda Kepri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung program-program strategis pemerintah. Namun demikian, keberhasilan tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan sistem pengendalian internal, penerapan manajemen risiko, dan penguatan tata kelola organisasi.

Lebih lanjut, Brigjen Pol. Susanto menegaskan bahwa audit yang dilaksanakan bukan sekadar pemeriksaan administrasi, tetapi merupakan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas, kepatuhan terhadap regulasi, serta pemberian rekomendasi yang konstruktif guna meningkatkan kinerja organisasi. Oleh karena itu, seluruh jajaran Polda Kepri diminta memberikan dukungan penuh dengan menyediakan data dan informasi yang lengkap, benar, tepat waktu, dan transparan agar proses audit berjalan optimal.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota Tim Audit agar melaksanakan tugas secara independen, objektif, profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi kode etik profesi dengan mengedepankan pendekatan konsultatif. Dengan demikian, audit diharapkan tidak hanya menghasilkan temuan, tetapi juga solusi serta nilai tambah bagi organisasi.

Melalui pelaksanaan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan tata kelola organisasi Polda Kepulauan Riau semakin kuat, akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan tugas semakin meningkat, serta mampu mendukung terwujudnya Polri yang modern, transparan, akuntabel, adaptif, dan Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Rara)