Bang Wan Syafri Tanggapi Keberatan Warga Soal Dapur MBG di Sedanau

Bang Wan Syafri Tanggapi Keberatan Warga Soal Dapur MBG di Sedanau
Foto: Bang Wan Syafri Tanggapi Keberatan Warga Soal Dapur MBG di Sedanau




IKLAN RUTAN

iklan rutan

iklan rutan

Batam24.com | SEDANAU – Bang Wan Syafri (BWS) menanggapi keberatan sejumlah warga terkait keberadaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sedanau. Ia menegaskan, penentuan lokasi dapur MBG telah melalui tahapan ketat dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

BWS menjelaskan, proses penetapan titik dapur MBG dilakukan secara terstruktur, mulai dari pendaftaran hingga persiapan operasional. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara daring melalui sistem resmi BGN dan wajib dilaporkan secara berkala sebelum dapur dinyatakan layak beroperasi.

“Penentuan lokasi dapur tidak dilakukan secara sembarangan. Mulai dari pendaftaran, persiapan, progres pekerjaan, hingga kondisi dapur, semuanya dipantau dan diverifikasi melalui sistem BGN,” ujar BWS.

Ia menambahkan, setiap dapur MBG harus melewati proses verifikasi menyeluruh, terutama terkait aspek keselamatan dan mitigasi risiko. Verifikasi tersebut mencakup ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), kelayakan instalasi listrik dan gas, serta evaluasi potensi kebakaran di sekitar area dapur.

“Keselamatan menjadi perhatian utama. Ketersediaan APAR serta penilaian risiko kebakaran merupakan syarat wajib sebelum dapur dapat beroperasi,” tegasnya.

Menanggapi keberatan warga, BWS menyatakan pihaknya menghormati aspirasi masyarakat dan membuka ruang dialog untuk memberikan pemahaman yang utuh mengenai mekanisme penetapan lokasi dapur MBG. Menurutnya, masukan dari masyarakat merupakan bagian dari pengawasan publik yang bersifat konstruktif.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa dapur MBG dibangun dengan standar operasional dan keselamatan yang ketat. Program ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesehatan dan gizi masyarakat,” pungkas BWS.

(Redaksi)