Dirreskrimsus Polda Kepri Turun Langsung Cek Titik Api di Tanjung Irat, Tim Gunakan Drone

Dirreskrimsus Polda Kepri Turun Langsung Cek Titik Api di Tanjung Irat, Tim Gunakan Drone
Foto: Istimewa



LINGGA, Batam24.com – Upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran kepolisian di Kabupaten Lingga. Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kepulauan Riau Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, S.I.K., M.H., bersama tim gabungan turun langsung mengecek titik api yang terpantau di wilayah Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat, Selasa (15/9/2026).

Pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi adanya titik panas atau titik api di kawasan tersebut. Tim melakukan pencarian sejak pagi hingga sore untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan awal apabila ditemukan api yang masih aktif.

Dalam kegiatan tersebut, Dirreskrimsus Polda Kepri didampingi Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Dharma Praditya Negara, S.I.K., M.H., Ps. Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Julius Marulitua Silaen, S.Pd., M.H., serta sejumlah personel Ditreskrimsus Polda Kepri.

Dari jajaran Polres Lingga, turut terlibat Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., KBO Satreskrim Polres Lingga IPDA Christoper Sianipar, S.H., Kanit PPA Satreskrim Polres Lingga IPDA Dovan Willi Lamperu, A.Md., S.Kom., Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Irat Muhammad Riski, S.H., serta personel Satreskrim Polres Lingga dan Polsek Singkep Barat.

Medan menuju lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Titik yang diduga menjadi lokasi kebakaran berada cukup jauh dari akses jalan utama dengan kondisi medan yang sulit dilalui kendaraan maupun personel.

Untuk mengatasi kendala tersebut, tim memanfaatkan drone guna melakukan penyisiran dan pemantauan dari udara.

Hasil pemantauan udara kemudian mengidentifikasi adanya titik api yang masih menyala pada koordinat -0,4331590, 104,2967370. Secara geografis, lokasi tersebut berada di wilayah perbatasan antara Desa Tanjung Irat dan Desa Langkap, Kecamatan Singkep Barat.

Setelah titik api berhasil ditemukan, tim bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi secara langsung. Dari pemeriksaan di lapangan, masih ditemukan api pada sejumlah bagian lahan.

Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap api yang masih menyala dengan menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi. Setelah proses pemadaman dilakukan, tim kembali melakukan pemantauan menggunakan drone.

Pemantauan lanjutan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api lain yang masih aktif sekaligus mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul di sekitar lokasi.

Sementara itu, mengenai status kawasan serta kepemilikan lahan tempat ditemukannya titik api, kepolisian masih melakukan pendalaman. Informasi tersebut akan dicocokkan dengan data dan keterangan dari instansi terkait.

Rangkaian pencarian, pengecekan, hingga penanganan awal titik api tersebut selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memperkuat deteksi dini terhadap potensi karhutla di wilayah Kabupaten Lingga. Informasi mengenai titik panas yang terpantau ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung agar potensi kebakaran dapat segera ditangani.

Pemanfaatan drone juga menjadi salah satu cara yang digunakan petugas untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses sekaligus memperoleh gambaran kondisi lahan dari udara.

Polri bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap potensi karhutla. Masyarakat juga diimbau ikut menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran lahan.

Laporan masyarakat yang disampaikan sedini mungkin diharapkan dapat mempercepat penanganan dan mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

(Rara)