Kapolresta Barelang Gelar Pertemuan Bersama Ketua RT/RW Tanjung Sengkuang dan Batu Ampar Bahas Penyediaan Air Bersih
Batam24.com l Polresta Barelang - Polresta Barelang menggelar kegiatan pertemuan antara Kapolresta Barelang dengan Ketua RT dan Ketua RW serta perwakilan masyarakat wilayah Tanjung Sengkuang dan Batu Ampar sebagai bentuk respons dan kepedulian Polri terhadap permasalahan penyediaan air bersih yang tengah dialami masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kapolresta Barelang dan berjalan dengan aman serta kondusif, Kamis, (29/01/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri oleh Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam, A.Md., S.S., M.M., Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H., Kanit III Sat Intelkam Polresta Barelang Ipda David Sembiring, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga dari beberapa RW di wilayah Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam.
Dalam penyampaiannya, Kapolresta Barelang menjelaskan bahwa pertemuan ini dilaksanakan dengan tujuan utama membahas dan mencari solusi atas permasalahan penyediaan air bersih yang terjadi di wilayah Tanjung Sengkuang. Polresta Barelang telah melakukan koordinasi dengan pihak Air Batam Hilir (ABH) dan PT Moya sebagai instansi terkait guna menindaklanjuti permasalahan tersebut, sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolresta Barelang menegaskan bahwa Polresta Barelang akan terus memfasilitasi serta mengawal setiap upaya penyelesaian permasalahan yang masih timbul, khususnya terkait distribusi air bersih, agar penanganannya dapat berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Pada kesempatan tersebut, Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memanfaatkan permasalahan air bersih untuk kepentingan pribadi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Sementara itu, Ketua RW 02 Tanjung Sengkuang, Ustad Modiliwang, menyampaikan bahwa masyarakat telah memiliki kesepahaman dan sikap bersama untuk menjaga kamtibmas di Kota Batam. Ia juga menyampaikan bahwa permasalahan penyediaan air bersih sangat dirasakan langsung oleh warga dan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat mengusulkan agar pendistribusian air bersih dapat dilakukan pada kisaran waktu pukul 05.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB guna menunjang aktivitas harian warga.
Selain itu, disampaikan pula harapan masyarakat terkait peristiwa aksi unjuk rasa yang terjadi sebelumnya, di mana warga Tanjung Sengkuang berharap dapat bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Batam untuk menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Menindaklanjuti hal itu, Kapolresta Barelang secara langsung memfasilitasi komunikasi dengan Wali Kota Batam melalui video call WhatsApp di Ruang Kapolresta Barelang sehingga warga dapat berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Batam.
Tokoh masyarakat RW 12, Sdr. Abdul Latif, dalam penyampaiannya menekankan harapan agar selama bulan Ramadan pasokan air bersih dapat mengalir dengan lancar dan berkesinambungan untuk menunjang pelaksanaan ibadah dan aktivitas masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa selama masa peralihan pengelolaan air bersih dari PT Adhya Titra Batam (ATB) ke Air Batam Hilir (ABH), masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air bersih yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi warga. Selain itu, keterbatasan distribusi air bersih dengan debit kecil selama kurang lebih satu tahun terakhir di RW 01 disebabkan oleh ukuran pipa distribusi yang relatif kecil.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Barelang melalui Kasat Intelkam telah berkoordinasi dan menghubungi pihak Air Batam Hilir (ABH) dan PT Moya terkait permasalahan debit air yang kecil di RW 01, dan permasalahan tersebut telah ditangani oleh pihak PT Moya. Masyarakat juga menyampaikan harapan agar kondisi pasokan air bersih yang saat ini telah berjalan dapat dipertahankan serta ditingkatkan kualitas dan kestabilannya. Kegiatan pertemuan tersebut berakhir sekira pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
(Rara)





