Pemerintah Akselerasi Swasembada Pangan di IKN, Targetkan Kemandirian Nasional 2026
Artikel ini membahas percepatan program swasembada pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2026 melalui penggunaan teknologi pertanian modern, pembangunan infrastruktur irigasi, dan penguatan kemandirian pangan nasional.
Batam24.com | PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Indonesia secara resmi memperkuat kebijakan strategis dengan memfokuskan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai episentrum swasembada pangan nasional pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pusat pemerintahan baru tersebut memiliki ketahanan pangan mandiri yang didukung oleh teknologi pertanian modern dan keterlibatan aktif petani lokal di wilayah Kalimantan Timur.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pembangunan IKN harus berjalan beriringan dengan kedaulatan pangan. Fokus utama tahun ini adalah mentransformasi lahan di sekitar Penajam Paser Utara menjadi lumbung pangan yang produktif melalui sistem smart farming. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) serta pengembangan pusat bibit unggul guna memastikan hasil panen yang maksimal di tengah tantangan iklim global.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa swasembada di IKN mencakup berbagai komoditas utama mulai dari beras, jagung, hingga pemenuhan protein hewani. Dengan integrasi antara kawasan peternakan dan lahan hortikultura, IKN diproyeksikan tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari luar pulau dalam jangka panjang. Selain itu, pemerintah juga membangun infrastruktur pendukung seperti waduk irigasi dan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) untuk menjaga stabilitas stok pangan bagi penduduk Nusantara.
Program ini diharapkan tidak hanya menjamin kebutuhan pangan di ibu kota baru, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar melalui skema kemitraan. Dengan keberhasilan ini, IKN akan menjadi simbol nyata kemandirian bangsa Indonesia yang berdaulat di sektor agraris pada tahun 2026.
(Dykha)





