Kapolres Lingga Sambangi Warga Singkep Barat, Perkuat Kamtibmas dan Cegah Karhutla
LINGGA, Batam24.com – Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., turun langsung menyambangi masyarakat di wilayah Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan melalui patroli dialogis dan sambang desa bersama jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira serta personel Polres Lingga. Kehadiran langsung jajaran kepolisian di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, menyerap informasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin langsung Kapolres Lingga. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya personel untuk aktif turun ke lapangan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, interaksi langsung dengan warga menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus mendeteksi sejak dini potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Lingga.
Usai apel, Kapolres bersama PJU dan personel kemudian melaksanakan patroli menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Singkep Barat hingga menuju Desa Marok Tua.
Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan tiba di Desa Marok Tua untuk melaksanakan sambang dan dialog bersama masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BPD Marok Tua Rismawati, Ketua RW 002 Desa Marok Tua Jaelani serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Lingga berdialog langsung dengan warga. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api yang berasal dari pembakaran lahan dapat dengan cepat merambat dan berpotensi mengancam kawasan perkebunan, hutan hingga permukiman warga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan adanya titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian, pemerintah desa maupun petugas terkait,” pesan AKBP Ahmad Andi Suryadi.
Selain pembakaran lahan, masyarakat juga diimbau tidak membakar sampah secara sembarangan maupun membuang benda yang berpotensi menjadi sumber api, terutama di kawasan yang rawan terjadi kebakaran.
Kapolres menegaskan, upaya pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kerja sama antara warga, pemilik lahan, perangkat desa dan aparat menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran sejak dini.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya tanggung jawab aparat. Dibutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan, potensi kebakaran dapat kita cegah sejak dini,” ujarnya.
Selain menyampaikan pesan Kamtibmas, Kapolres Lingga juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun masukan terkait kondisi keamanan di Desa Marok Tua.
Dialog tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama antara Kapolres Lingga, jajaran PJU Polres Lingga serta masyarakat Desa Marok Tua.
Melalui patroli dialogis dan sambang desa, Polres Lingga terus mendorong terciptanya komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan dapat memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas serta mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi persoalan di lingkungan masyarakat.
Kapolres Lingga menegaskan, kegiatan sambang dan patroli dialogis akan terus dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polres Lingga maupun Polsek jajaran.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi perhatian warga serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lingga,” tegasnya. (Rara)

