Perpadi Kepri dan Bulog KC Batam Perkuat Sinergi, Jaga Stabilitas Pangan dan Perluas Jaringan Distribusi Beras

Perpadi Kepri dan Bulog KC Batam Perkuat Sinergi, Jaga Stabilitas Pangan dan Perluas Jaringan Distribusi Beras




Batam24.com | BATAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat sinergitas bersama Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Batam melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (22/7/2026) pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Perum Bulog KC Batam, Pelita, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPD Perpadi Kepri Syamsul, SH hadir didampingi Wakil Ketua I Akhiruddin Syah Purba, Wakil Ketua II Saudi Winata, serta Anggota Bidang Informasi dan Promosi Nita Kusumawati. Rombongan disambut langsung oleh Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Batam Ashariyanti Pratimi.

Ketua DPD Perpadi Kepri Syamsul, SH menyampaikan, kunjungan silaturahmi tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi, membangun kerja sama, serta meningkatkan sinergitas antara Perpadi dan Bulog dalam mendukung ketersediaan pangan di Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, Perpadi memiliki peran strategis dalam rantai pasok pangan, khususnya sektor perberasan, mulai dari penggilingan hingga distribusi kepada masyarakat.

“Melalui silaturahmi ini kami ingin memperkuat hubungan kerja sama dengan Bulog KC Batam. Harapannya ke depan dapat terus terjalin kolaborasi yang baik dalam menjaga ketersediaan beras, stabilitas harga, dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri,” ujar Syamsul.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Batam Ashariyanti Pratimi mengapresiasi kunjungan DPD Perpadi Kepri. Ia menyampaikan terima kasih atas silaturahmi yang dilakukan sebagai langkah awal untuk memperkuat kerja sama dan sinergi antara Bulog dengan Perpadi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari DPD Perpadi Kepri. Tentunya kami berharap kerja sama dan sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik, sehingga bersama-sama dapat mendukung ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan bagi masyarakat,” kata Ashariyanti.

Dalam kesempatan tersebut, Ashariyanti menjelaskan bahwa saat ini Perum Bulog KC Batam sedang melakukan perluasan jaringan mitra melalui program Rumah Pangan Kita (RPK), khususnya bagi pedagang pengecer di pasar rakyat atau pasar non-SP2KP untuk menyalurkan beras SPHP dan MinyaKita.

Sesuai arahan kantor pusat, Koperasi Merah Putih menjadi salah satu prioritas untuk masuk dalam perluasan jaringan mitra Bulog KC Batam.

Saat ini jumlah mitra RPK aktif di Kota Batam mencapai 35 mitra, termasuk pedagang di pasar rakyat yang telah terdaftar. Sementara di Kabupaten Karimun terdapat 36 mitra RPK aktif. Bulog KC Batam menargetkan jumlah mitra terus bertambah hingga mencapai 100 mitra sampai akhir tahun.

Untuk menjadi mitra Bulog, proses pendaftaran cukup mudah dengan melengkapi sejumlah persyaratan, di antaranya formulir pendaftaran, fotokopi KTP, NPWP, Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 47111 atau 47112, email, serta foto lokasi usaha dengan keterangan geotagging.

Lebih lanjut, Bulog KC Batam memastikan kondisi stok pangan tetap aman. Berdasarkan data per 20 Juli 2026, stok yang dikuasai Bulog KC Batam terdiri dari 4.200 ton beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan ketahanan stok hingga empat bulan ke depan.

Selain itu tersedia beras premium komersial sebanyak 263 ton, jagung Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) sebanyak 23 ton, serta MinyaKita sebanyak 221.052 liter.

Untuk penyerapan jagung, Bulog KC Batam bekerja sama dengan jajaran Polsek di Kota Batam dan Kabupaten Karimun. Sementara distribusi MinyaKita diprioritaskan untuk pasar SP2KP serta terus dijaga ketersediaannya hingga pengiriman berikutnya.

Bulog KC Batam juga terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para mitra terkait aturan penjualan beras SPHP dan MinyaKita. Salah satunya dengan menyediakan spanduk informasi yang mencantumkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang wajib dipasang di setiap toko sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Melalui sinergi antara Perpadi Kepri dan Bulog KC Batam, diharapkan tercipta penguatan ekosistem pangan yang mampu menjaga pasokan, stabilitas harga, serta memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat Kepulauan Riau. (Rara)