PWO Dwipa Kepri Apresiasi Gerak Cepat Polres Bintan Bantu Pasangan Lansia
BATAM, BATAM24.COM – Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa) Provinsi Kepulauan Riau mengapresiasi kepedulian dan langkah cepat Polres Bintan dalam membantu pasangan lanjut usia yang hidup dalam kondisi ekonomi memprihatinkan.
Pasangan lansia tersebut diketahui bernama Paulus (60) dan Muttamimah (70), warga RT 002/RW 003, Sungai Enam Darat, Kabupaten Bintan. Keduanya disebut terpaksa mengonsumsi biji cempedak yang direbus untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Ketua PWO Dwipa Kepri, Hansman Erdianto, A.Md., menilai tindakan Polres Bintan merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang membutuhkan pertolongan.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.
“Respons cepat yang dilakukan Polres Bintan patut mendapatkan apresiasi. Kepedulian tersebut menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga membantu masyarakat yang mengalami kesulitan,” ujar Hansman, Minggu (26/7/2026).
Hansman mengatakan kondisi ekonomi dan kesehatan pasangan lansia tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama. Terlebih, keduanya selama ini harus bertahan hidup dengan mengonsumsi rebusan biji cempedak.
PWO Dwipa Kepri juga mendorong perangkat pemerintahan di tingkat lingkungan hingga kecamatan agar lebih aktif melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Hansman meminta ketua RT/RW, lurah, camat, serta instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memastikan pasangan lansia tersebut memperoleh bantuan yang layak dan berkelanjutan.
“Perangkat daerah harus mengetahui keadaan warganya. Jangan sampai ada masyarakat yang hidup dalam kesulitan seperti ini tanpa mendapatkan perhatian. Kami berharap bantuan segera diberikan, baik berupa kebutuhan pangan, kesehatan maupun bantuan sosial lainnya,” tegasnya.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak agar meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat koordinasi dalam membantu warga kurang mampu, khususnya lansia yang membutuhkan perlindungan dan perhatian khusus.
“Semoga bantuan yang diberikan tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan dan program bantuan yang tepat sasaran,” tutup Hansman.
(Red)

