Rumah Lansia Rusak Berat, Polsek Daik Lingga dan Kelurahan Bersinergi Tangani Dampak Angin Kencang
Batam24.com | LINGGA – Respons cepat ditunjukkan Polsek Daik Lingga bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menangani rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat angin kencang dan kondisi konstruksi bangunan yang sudah rapuh di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Selasa (11/8/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB dan menimpa bagian dapur rumah milik Yang Piyah (72), warga RT 003 RW 002 Kelurahan Pancur. Saat kejadian, pemilik rumah bersama dua orang cucunya berada di dalam rumah. Yang Piyah mengaku terbangun setelah mendengar suara hantaman, kemudian keluar kamar dan mendapati bangunan bagian dapur telah rubuh.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan kondisi rumah kepada Ketua RT setempat. Pada pukul 07.15 WIB, Kapospol Lingga Utara Bripka Hendri bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancur Brigadir Rudi Yanto langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi penghuni rumah dalam keadaan aman serta tidak terdapat korban jiwa.
Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Daik Lingga berkoordinasi dengan Lurah Pancur Maswardi, Ketua RW 002, M. Yusuf, staf kelurahan serta masyarakat setempat guna melakukan langkah-langkah penanganan terhadap kondisi rumah yang mengalami kerusakan berat.
Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Daik Lingga IPTU Suhendri menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, khususnya ketika terjadi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan ancaman terhadap keselamatan warga.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Setiap kejadian yang berpotensi membahayakan warga harus segera direspons dan dikoordinasikan dengan pemerintah setempat agar masyarakat yang terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan yang diperlukan,” ujar Kapolsek Daik Lingga
Sebagai langkah antisipasi, Yang Piyah bersama dua orang cucunya untuk sementara dipindahkan ke tempat kos milik Ibu Tini di Kelurahan Pancur. Langkah tersebut dilakukan mengingat kondisi bangunan yang tidak memungkinkan untuk ditempati sementara waktu serta sebagai upaya mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kondisi cuaca masih ekstrem.
Sementara itu, Lurah Pancur melakukan upaya penyusunan proposal untuk mendukung pelaksanaan rehabilitasi rumah milik Yang Piyah melalui swadaya dan bantuan pihak terkait.
Akibat kejadian tersebut, bagian dapur rumah mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian materiel sekitar Rp10 juta. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polsek Daik Lingga bersama pemerintah kelurahan terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi warga terdampak sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
(Rara)