Bawa Misi Modernisasi dan Kolaborasi, Supriyadi Maju sebagai Calon Presidium KAHMI Batam 2026–2031
BATAM24.COM, BATAM — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kota Batam, Supriyadi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum/Presidium MD KAHMI Batam periode 2026–2031.
Musda MD KAHMI Batam dijadwalkan berlangsung pada 18–19 September 2026 di Swiss Bell Hotel Batam. Dalam kontestasi tersebut, Supriyadi membawa gagasan modernisasi organisasi dengan mengedepankan inovasi, kolaborasi, serta penguatan peran alumni HMI di Kota Batam.
Mengusung jargon “Bersama Supriyadi, KAHMI Batam Semakin Hebat”, ia menawarkan visi “Mewujudkan MD KAHMI Batam yang Modern, Inovatif, dan Kolaboratif untuk Kemajuan Ummat.”
Supriyadi mengatakan, KAHMI sebagai wadah para alumni HMI memiliki potensi besar dari sisi intelektual, profesional, hingga jejaring yang tersebar di berbagai sektor. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola secara lebih terstruktur agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi maupun masyarakat.
«“Kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. KAHMI Batam tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus hadir sebagai pelopor perubahan. Modernisasi tata kelola, inovasi program kerja, serta kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama agar organisasi ini semakin relevan dan berdampak luas bagi kemajuan ummat dan daerah,” kata Supriyadi.»
Empat Misi Strategis
Untuk mewujudkan visi tersebut, Supriyadi menawarkan empat misi strategis yang akan menjadi fokusnya apabila mendapat kepercayaan memimpin MD KAHMI Batam periode 2026–2031.
Pertama, digitalisasi administrasi dan komunikasi organisasi.
Supriyadi mendorong pembaruan tata kelola internal KAHMI Batam dengan memanfaatkan teknologi informasi. Digitalisasi tersebut mencakup pendataan alumni, administrasi organisasi, hingga pengembangan saluran komunikasi yang mampu memperkuat keterhubungan antara alumni dan kader.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu organisasi bekerja lebih cepat, efektif, transparan, dan terukur.
Kedua, meningkatkan kompetensi kader dan kewirausahaan.
Pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu program yang akan didorong melalui pelatihan kepemimpinan, peningkatan kapasitas profesional, serta pendampingan di bidang kewirausahaan.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kader dan alumni HMI di Kota Batam.
Ketiga, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan.
Supriyadi juga mendorong KAHMI Batam membangun hubungan dan kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Batam, BP Batam, kalangan swasta, akademisi, serta berbagai unsur masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar KAHMI dapat memberikan kontribusi pemikiran dan mengambil bagian dalam berbagai agenda pembangunan daerah.
Keempat, meningkatkan peran KAHMI dalam isu sosial dan ekonomi Batam.
Sebagai kota industri, perdagangan dan investasi yang terus berkembang, Batam menghadapi berbagai dinamika sosial dan ekonomi.
Supriyadi ingin KAHMI Batam mengambil peran lebih aktif melalui kajian, diskusi, gagasan, serta rekomendasi yang dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Ajak Alumni HMI Perkuat Kolaborasi
Menjelang Musda, Supriyadi mengajak alumni HMI dari berbagai latar belakang profesi untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat konsolidasi organisasi.
Ia berharap Musda tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk melahirkan gagasan dan arah baru bagi pengembangan KAHMI Batam dalam lima tahun mendatang.
Menurutnya, kekuatan KAHMI terletak pada keberagaman latar belakang alumni serta kemampuan membangun kolaborasi untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan agenda modernisasi tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kolaborasi, serta penguatan peran dalam isu sosial-ekonomi, Supriyadi berharap MD KAHMI Batam periode 2026–2031 dapat semakin relevan dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Batam.
(Red)
