Cegah Tawuran dan Bullying, Kapolsek Sekupang Ajak Pelajar SMA Negeri 1 Sekupang Jadi Pelopor Kamtibmas

Cegah Tawuran dan Bullying, Kapolsek Sekupang Ajak Pelajar SMA Negeri 1 Sekupang Jadi Pelopor Kamtibmas
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com — Upaya mencegah tawuran antarpelajar dan perundungan atau bullying terus digencarkan Polsek Sekupang. Kali ini, Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H., turun langsung memberikan edukasi kepada para siswa SMA Negeri 1 Sekupang, Kota Batam, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB di lapangan upacara sekolah tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Harapan Aiptu Syefriadi.

Di hadapan para siswa, Kompol Hippal mengingatkan agar pelajar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif maupun provokasi yang dapat berujung pada tawuran dan tindakan kekerasan.

Menurutnya, tawuran bukan bentuk keberanian maupun solidaritas. Justru, aksi tersebut dapat menimbulkan korban, merugikan orang lain, mengganggu ketertiban umum, bahkan membawa pelakunya pada persoalan hukum.

“Jangan mudah terprovokasi dan jangan ikut-ikutan melakukan tawuran. Persoalan antarpelajar harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan kekerasan,” tegas Kompol Hippal.

Selain tawuran, perhatian juga diberikan terhadap persoalan bullying yang masih dapat terjadi di lingkungan pendidikan. Para siswa diminta membangun pergaulan yang sehat dengan saling menghormati dan tidak melakukan tindakan yang merendahkan, mengintimidasi maupun menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal.

Kapolsek menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk menimba ilmu, mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita.

“Jadilah pelajar yang saling menghormati dan saling menjaga. Jangan sampai ada teman kita yang merasa takut atau tertekan karena mendapatkan bullying. Kalau melihat atau mengalami, segera sampaikan kepada guru atau pihak yang dipercaya,” pesannya.

Tak hanya di lingkungan sekolah, Kompol Hippal juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta pelajar tidak sembarangan mempercayai, membuat maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih jika berpotensi memicu perselisihan.

Para pelajar juga didorong untuk menjadi generasi muda yang mampu memberikan pengaruh positif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polsek Sekupang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dengan membangun kesadaran generasi muda sejak dini.

Polsek Sekupang juga terus mendorong sinergi bersama pihak sekolah, guru, orang tua dan para pelajar sebagai bagian dari upaya bersama mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Melalui pendekatan edukatif dan humanis tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya mampu menjauhi tawuran dan bullying, tetapi juga berani menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang damai.

Pesan yang dibawa sederhana namun penting: “Stop Tawuran, Stop Bullying, dan Raih Masa Depan.”

(Rara)