Kapolda Kepri Hadiri Groundbreaking Pakuwon City Batam, Investasi Rp7,6 Triliun Bidik 5.000 Tenaga Kerja
BATAM, Batam24.com – Pembangunan kawasan terpadu Pakuwon City Batam di kawasan Tanjung Uma, Kota Batam, resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking yang digelar Kamis (29/10/2026). Proyek yang direncanakan menelan investasi hingga Rp7,6 triliun tersebut diproyeksikan mampu membuka sedikitnya 5.000 lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., menghadiri kegiatan tersebut bersama Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, Ketua DPRD Kota Batam, jajaran BP Batam, pimpinan Pakuwon City Batam, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan aparat keamanan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kota Batam.
Pakuwon City Batam direncanakan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 12,6 hektare. Pada tahap pertama, pengembangan kawasan akan mencakup sejumlah fasilitas komersial dan hunian, mulai dari pusat perbelanjaan Pakuwon Mall Batam, apartemen servis, hotel bintang lima The Westin, hotel bintang empat Courtyard by Marriott, hingga dua menara apartemen dengan total lebih dari 800 unit.
Berdasarkan paparan dalam kegiatan tersebut, nilai investasi hingga fase kedua diproyeksikan mencapai sekitar Rp7,6 triliun. Selain memperkuat sektor properti, perhotelan, dan perdagangan, proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja serta tumbuhnya aktivitas usaha di sekitar kawasan.
Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Pembangunan Pakuwon City Batam dinilai memiliki potensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama melalui kebutuhan tenaga kerja selama proses pembangunan hingga kawasan tersebut beroperasi.
Dukungan terhadap investasi ini juga sejalan dengan Program Prioritas Kapolri melalui Quick Wins 1, Pengungkit 3, yakni Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Program tersebut mendorong peran Polri dalam mendukung upaya penyerapan tenaga kerja melalui sinergi bersama pemerintah dan dunia usaha.
Dalam konteks tersebut, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum bagi keberlangsungan investasi di wilayah Kepulauan Riau.
Situasi keamanan yang kondusif diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelaku usaha, investor, pekerja, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan pembangunan.
Selain itu, realisasi investasi berskala besar seperti Pakuwon City Batam diharapkan dapat memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah, termasuk mendorong pertumbuhan usaha pendukung, sektor jasa, perdagangan, dan peluang kerja bagi masyarakat setempat.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., turut mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pembangunan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan.
Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam dan bebas pulsa.
Dengan dimulainya pembangunan Pakuwon City Batam, proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi pengembangan kawasan terpadu baru di Kota Batam, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat Kepulauan Riau.
(Rara)

