Pengurus Wanita Islam Lingga Periode 2026–2031 Dilantik, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan

Pengurus Wanita Islam Lingga Periode 2026–2031 Dilantik, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
Foto: Istimewa



LINGGA, Batam24.com – Pengurus Daerah Wanita Islam Kabupaten Lingga masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Pantai Apa (Mitra Raya), Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (31/10/2026).

Pelantikan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, sosial hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam Provinsi Kepri, Ny. Nenny Dwiyana Nyanyang, S.H., Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga Ny. Hj. Feby Sarianty Novrizal, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., turut memberikan dukungan melalui kehadiran perwakilan Polri, yakni Ps. Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy H Pardede, S.H.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ny. Nenny Dwiyana Nyanyang. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengucapan ikrar, penandatanganan berita acara, pengibaran pataka organisasi, serta penyerahan Surat Keputusan kepada jajaran pengurus yang baru.

Ketua Pengurus Daerah Wanita Islam Kabupaten Lingga terpilih, Fahrunnisa, S.Sos., menyampaikan kesiapannya mengemban amanah organisasi untuk lima tahun ke depan.

Ia berkomitmen membangun solidaritas dan memperkuat kekompakan seluruh pengurus agar Wanita Islam semakin berperan aktif dalam kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga Ny. Hj. Feby Sarianty Novrizal berharap organisasi Wanita Islam dapat menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kualitas perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan keluarga dan pembangunan daerah, termasuk melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam Provinsi Kepri, Ny. Nenny Dwiyana Nyanyang, mengajak seluruh pengurus yang telah dilantik untuk menjaga kekompakan, memperkuat persatuan, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Melalui kolaborasi yang baik, Wanita Islam diharapkan mampu menghadirkan program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kehadiran perwakilan Polres Lingga dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Polri terhadap penguatan organisasi kemasyarakatan dan pemberdayaan perempuan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi perempuan, tokoh agama, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga kerukunan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2031, Wanita Islam Kabupaten Lingga diharapkan semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya perempuan dan memperkuat ketahanan keluarga.

(Rara)