Pisah Sambut Kepala Rutan Batam, Fajar Tinggalkan Batam dengan Sejumlah Capaian, Pimpinan Baru Siap Lanjutkan Program

Pisah Sambut Kepala Rutan Batam, Fajar Tinggalkan Batam dengan Sejumlah Capaian, Pimpinan Baru Siap Lanjutkan Program
Foto: Istimewa



BATAM, BATAM24.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggelar acara pisah sambut Kepala Rutan Batam. Kegiatan tersebut menjadi momentum melepas Kepala Rutan Batam sebelumnya, Fajar, sekaligus menyambut pimpinan baru yang akan melanjutkan tugas dan program pembinaan di Rutan Batam. Jumat, 28/8/2026 waktu 09.00 wib di Lapangan tengah Rutan Kelas IIA Batam.

Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Sejumlah unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, stakeholder, mitra kerja, serta awak media turut hadir.

Di antaranya perwakilan BNN Kepri, Kepala Cabang BRI Batam, Kepala Lapas Kelas IIA Batam, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari), Kepala Rutan Kekas IIA Batam Bambang Febriansyah bersama Ny. Dina Bambang, Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, serta rekan-rekan awak media yang selama ini turut mendukung penyampaian informasi mengenai berbagai kegiatan Rutan Batam kepada masyarakat.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Riau, Aris Munandar, yang memberikan sambutan sekaligus pesan kepada pejabat lama dan pejabat baru.

Dalam sambutannya, Fajar menyampaikan rasa haru saat harus meninggalkan keluarga besar Rutan Batam setelah menjalankan tugas selama hampir dua tahun.

Ia mengatakan, selama memimpin Rutan Batam, berbagai tantangan harus dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana dan prasarana, pelayanan publik, keamanan dan ketertiban, hingga tuntutan peningkatan efektivitas serta efisiensi kerja.

Namun, seluruh tantangan tersebut dapat dihadapi melalui kerja sama dan sinergi seluruh jajaran serta stakeholder.

“Tidak ada tantangan yang terlalu besar ketika kita menghadapinya bersama-sama. Apa yang telah kita capai bukanlah hasil kerja seorang kepala rutan, tetapi hasil kerja kita semua,” ujar Fajar.

Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Rutan Batam dan para stakeholder yang selama ini telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berperan di tengah masyarakat.

Sejumlah program pembinaan yang dikembangkan di Rutan Batam antara lain dapur sehat, green house, bakery, pembuatan tempe, serta berbagai kegiatan pembinaan lainnya.

Selain pembinaan, penguatan keamanan dan ketertiban juga terus dilakukan melalui pengawasan, pemeriksaan hunian, razia serta berbagai langkah pencegahan gangguan keamanan.

“Pelayanan bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan wajah dari institusi kita. Karena itu, kita terus mendorong inovasi, memperbaiki tata kelola administrasi, meningkatkan sarana dan memanfaatkan teknologi agar pekerjaan menjadi lebih mudah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran apabila selama menjalankan tugas terdapat kebijakan maupun teguran yang membuat pihak tertentu merasa kurang berkenan.

Ia berharap tali silaturahmi dengan keluarga besar Rutan Batam tetap terjaga meski dirinya akan melanjutkan penugasan sebagai Kepala Pengamanan di Lapas Kelas I Cipinang.

“Apabila selama saya bertugas ada kesalahan, baik dalam perkataan maupun kebijakan, saya mohon dimaafkan. Tidak pernah ada niat untuk menyakiti. Mohon doa agar saya dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Batam yang baru dalam sambutannya memperkenalkan diri bersama sang istri. Ia memohon dukungan dari seluruh jajaran, stakeholder dan masyarakat Kota Batam dalam menjalankan amanah barunya.

Ia mengaku mendapatkan tugas yang cukup berat karena harus mempertahankan berbagai capaian positif yang telah dibangun oleh Fajar dan jajaran Rutan Batam.

“Saya datang ke sini dengan semangat baru. Tentu ini menjadi penugasan yang berat bagi saya, minimal untuk mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh Pak Fajar dan kawan-kawan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh petugas Rutan Batam untuk menyatukan langkah dan irama dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, sinergi dengan seluruh unsur terkait harus terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Batam.

“Mari kita satukan langkah, satukan irama, bangun sinergi dengan seluruh unsur terkait dan para stakeholder. Kita tingkatkan kualitas pelayanan, kita jaga keamanan dan ketertiban bersama, terus berinovasi dan menghadirkan pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Rutan Batam dengan BNN, kepolisian, kejaksaan, perbankan, media dan stakeholder lainnya dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder serta keluarga besar Rutan Batam. Tanpa sinergi dan kerja sama, tentu berbagai program tidak akan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Aris Munandar: Pertahankan Capaian dan Terus Berinovasi

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau Aris Munandar mengatakan, kegiatan pisah sambut merupakan momentum untuk melepas pejabat lama sekaligus menyambut pejabat baru.

Ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah dilakukan Fajar selama memimpin Rutan Batam.

Menurut Aris, kehadiran berbagai unsur dan stakeholder dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi, kolaborasi dan sinergitas Rutan Batam dengan berbagai pihak telah berjalan dengan baik.

“Ini merupakan upaya menunjukkan bahwa koordinasi dan sinergitas di Batam berjalan dengan baik. Apa yang sudah baik harus tetap dilanjutkan,” kata Aris.

Ia berpesan kepada Kepala Rutan Batam yang baru agar melanjutkan program-program positif yang telah berjalan. Selain itu, inovasi baru juga diharapkan dapat terus dikembangkan demi meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.

“Program-program yang sudah baik agar dilanjutkan dan dibangun dengan baik. Kalau ada inovasi-inovasi baru, silakan diterapkan. Kita memang harus terus berinovasi,” ujarnya.

Aris juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi seluruh jajaran pemasyarakatan. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu modal penting bagi petugas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia turut mengingatkan agar kolaborasi, baik secara internal maupun eksternal, terus diperkuat.

“Terus bersinergi dan berkolaborasi. Kekompakan harus tetap berjalan bersama-sama, baik di internal maupun dengan eksternal, sehingga seluruh tugas dapat berjalan dengan baik,” pesannya.

Di penghujung kegiatan, suasana pisah sambut berlangsung hangat. Momen tersebut tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi refleksi atas pengabdian pejabat lama sekaligus awal bagi pimpinan baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Rutan Kelas IIA Batam.

Dengan dukungan seluruh jajaran dan stakeholder, Rutan Batam diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, aman, inovatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Rara)