Polda Kepri dan PT Wiraraja Bahas Pengamanan Investasi, Kapolda Tekankan Pentingnya Stabilitas Batam
BATAM, Batam24.com – Polda Kepulauan Riau (Kepri) membuka peluang penguatan kerja sama dengan PT Galang Bumi Indonesia (Wiraraja) dalam mendukung keamanan kawasan investasi di Kota Batam. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan aktivitas usaha dan pengembangan industri berjalan aman, lancar, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Komitmen itu mengemuka dalam audiensi Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., bersama jajaran manajemen PT Wiraraja di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Mapolda Kepri, Kamis (5/11/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Kabid Propam Polda Kepri, Dirreskrimsus Polda Kepri, serta Kasubdit Pamwaster Ditpamobvit Polda Kepri.
Sementara dari pihak perusahaan hadir Presiden Direktur Akhmad Maruf Maulana, Direktur Tjay Hioeng, Head Legal Nursar Aswad, dan General Affair Rifki Setiawan Lubis.
Dalam audiensi tersebut, Kapolda Kepri menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dengan pihak perusahaan perlu terus diperkuat agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Polda Kepri menyatakan kesiapan untuk membahas dukungan pengamanan terhadap aktivitas investasi PT Wiraraja. Pembahasan tersebut meliputi kebutuhan personel, fasilitas pendukung operasional, hingga kemungkinan penyediaan asrama bagi personel yang bertugas.
Selain itu, penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) juga menjadi salah satu agenda yang perlu ditindaklanjuti sebagai landasan hukum dan pedoman pelaksanaan pengamanan.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo menegaskan bahwa rencana kerja sama tersebut harus terlebih dahulu dimatangkan melalui pembahasan teknis. Hal ini diperlukan agar mekanisme pengamanan, kebutuhan operasional, serta pembagian tanggung jawab antara kedua pihak dapat dirumuskan secara jelas.
Di sisi lain, manajemen PT Wiraraja memaparkan rencana pengembangan investasi di sektor industri di Kota Batam. Perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi terhadap masyarakat di sekitar kawasan usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), santunan hari raya, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Sebagai bagian dari pembahasan lebih lanjut, PT Wiraraja menyatakan kesiapannya menyerahkan dokumen site plan dan pemetaan kawasan kepada Polda Kepri. Dokumen tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam mengidentifikasi kebutuhan dan pola pengamanan yang sesuai dengan karakteristik kawasan investasi.
Audiensi ini menjadi langkah awal memperkuat komunikasi antara kepolisian dan pelaku usaha dalam menciptakan lingkungan investasi yang aman dan kondusif. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kepastian keamanan bagi perusahaan, tetapi juga mendukung keberlanjutan pembangunan industri dan pertumbuhan ekonomi di Batam.
Dengan iklim usaha yang terjaga, investasi diharapkan mampu membuka peluang ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kepulauan Riau.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan pengaduan. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.
Polisi Bersama Masyarakat.
(Rara)

