Polres Lingga Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Deteksi Dini Jadi Fokus Utama
LINGGA, Batam24.com – Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Lingga bersama TNI, Pemerintah Kabupaten Lingga dan sejumlah instansi terkait memperkuat kesiapsiagaan personel serta sarana prasarana penanggulangan Karhutla.
Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Tribrata Mako Polres Lingga, Jumat (28/8/2026).
Apel serentak tersebut digelar sebagai langkah preventif menghadapi potensi bencana lingkungan, sekaligus menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor: STR/192/VIII/OPS.2./2026.
Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung apel yang diikuti personel gabungan dari berbagai unsur.
Sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait turut hadir, di antaranya perwakilan Lanal Dabo Singkep, Koramil 04/Dabo Singkep, Puslatpurmar 09 Dabo Singkep, Setda Lingga, Dinas Kesehatan PPKB, Basarnas, Kejaksaan Negeri Lingga, Satpol PP dan Damkar, serta Camat Singkep Barat.
Dalam amanatnya, Kapolres Lingga menekankan bahwa upaya penanggulangan Karhutla harus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini. Menurutnya, seluruh unsur tidak boleh menunggu kebakaran membesar baru mengambil tindakan.
“Memasuki tahun 2026 ini, perkiraan cuaca dan anomali iklim menuntut kita untuk meningkatkan kewaspadaan secara maksimal. Kita tidak boleh lagi bersikap reaktif atau menunggu hingga api membesar baru kita bergerak,” ujar Pahala.
Ia menegaskan, terdapat sejumlah langkah penting yang harus menjadi perhatian bersama, mulai dari optimalisasi deteksi dini, penguatan sinergitas lintas sektoral, penegakan hukum hingga memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi siap digunakan.
“Melalui apel serentak hari ini, saya ingin menekankan pentingnya optimalisasi deteksi dini, penguatan sinergitas lintas sektoral, penegakan hukum secara tegas, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana di lapangan,” tegasnya.
Apel tersebut melibatkan personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, Marinir, Sat Samapta, Polairud, Satlantas, staf kepolisian, Satpol PP, BPBD, Basarnas hingga Dinas Kesehatan.
Usai penyampaian amanat dan doa, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap berbagai perlengkapan serta sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Pengecekan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap personel dan instansi terkait memiliki kesiapan operasional apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Lingga.
Kapolres Lingga berharap kolaborasi lintas instansi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan koordinasi yang solid, potensi Karhutla diharapkan dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara cepat sebelum meluas.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama. Apel berlangsung aman, tertib dan kondusif, sekaligus menjadi gambaran kuatnya sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah dan instansi terkait dalam melindungi masyarakat serta lingkungan di Kabupaten Lingga.
(Redaksi Batam24 Rara)
