Kapolda Kepri dan AJI Batam Sepakat Perkuat Sinergi Pers, Dorong Kepri Aman dan Ramah Investasi
BATAM, Batam24.com – Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima audiensi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Kamis (27/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mendukung iklim investasi di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam audiensi itu, Kapolda Kepri didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.H., Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol. Ferikson Tampubolon, S.I.K., M.H., Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol. Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H., Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora, S.I.K., M.H., serta Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Sementara dari AJI Kota Batam hadir Ketua AJI Kota Batam Yogi Eka Sahputra bersama sejumlah jurnalis dari berbagai media nasional maupun lokal.
Kapolda Kepri menyambut baik kedatangan jajaran AJI Batam dan menilai komunikasi terbuka antara kepolisian dengan media sangat penting untuk membangun situasi daerah yang aman dan kondusif.
Menurut Asep, pers mempunyai posisi strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, Polda Kepri terbuka terhadap kritik, saran maupun masukan yang disampaikan secara konstruktif.
“Media merupakan mitra strategis. Kritik, saran, dan pemberitaan yang konstruktif merupakan bagian penting dalam meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujar Asep.
Kapolda juga mengangkat semangat “Secure Kepri for Secure Investment” sebagai komitmen bersama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Keamanan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain aspek keamanan dan investasi, potensi budaya, pariwisata, serta sektor ekonomi Kepulauan Riau juga dinilai perlu terus dipromosikan melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo menyampaikan bahwa pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) masih menjadi salah satu perhatian Polda Kepri.
Meski tren kasus TPPO menunjukkan penurunan, upaya pencegahan dan penindakan tetap dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Mangombo Marusaha Simamora menilai peran media sangat penting dalam mengawal berbagai proses pembangunan di daerah.
Ia mendorong agar kritik, saran, maupun pemberitaan konstruktif terus dikembangkan sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah dan aparat penegak hukum.
Menurutnya, posisi geografis Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga merupakan potensi besar yang harus dikelola secara optimal agar daerah ini mampu terus berkembang dan bersaing.
AJI Siap Jadi Mitra Diskusi Polda Kepri
Ketua AJI Kota Batam Yogi Eka Sahputra menyampaikan kesiapan organisasi jurnalis tersebut untuk menjadi mitra diskusi Polda Kepri dalam membahas berbagai persoalan, mulai dari isu keamanan, ketertiban masyarakat hingga perkembangan sosial dan ekonomi di Kepulauan Riau.
AJI juga mengundang Polda Kepri untuk terlibat dalam Festival Media yang rencananya digelar di Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 40 organisasi AJI dari berbagai daerah dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.000 hingga 1.500 orang.
Festival Media akan berlangsung selama tiga hari di Batam dan Tanjungpinang dengan menghadirkan pembahasan mengenai berbagai isu strategis maupun persoalan lokal yang berkembang di Kepulauan Riau.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, AJI juga menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan Polresta Barelang dan Polresta Tanjungpinang.
Komunikasi dan koordinasi tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama seluruh rangkaian Festival Media berlangsung.
Menutup audiensi, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei menekankan pentingnya membangun ruang komunikasi yang sehat antara kepolisian dan media.
Salah satunya melalui pelaksanaan media briefing yang dapat menjadi sarana penyampaian informasi secara cepat, akurat, dan berimbang.
Nona menegaskan bahwa media briefing bukan dimaksudkan untuk mengarahkan narasi pemberitaan, melainkan sebagai ruang untuk membangun kesamaan pemahaman dan meningkatkan kepercayaan antara kepolisian dengan insan pers.
Melalui kemitraan yang terbuka, profesional, dan saling menghargai, Polda Kepri bersama media diharapkan dapat terus berkontribusi menjaga Kamtibmas sekaligus mendukung pembangunan serta kemajuan Provinsi Kepulauan Riau. (Rara)
