Rakernas III PJS 2026 di Batam, Polda Kepri Dorong Pers Profesional dan Informasi Publik Berkualitas

Rakernas III PJS 2026 di Batam, Polda Kepri Dorong Pers Profesional dan Informasi Publik Berkualitas
Foto: Istimewa



BATAM, Batam24.com – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menegaskan pentingnya membangun hubungan kemitraan yang kuat dengan insan pers guna mewujudkan penyampaian informasi publik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan Polda Kepri dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Tahun 2026 yang digelar di Gedung Aziziyah 2 Asrama Haji, Batam, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Drs. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., serta Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, S.KM., M.Si., yang mewakili Gubernur Kepri. Sejumlah pejabat pemerintah dan jajaran pengurus PJS turut menghadiri kegiatan tersebut.

Polda Kepri dalam kesempatan itu diwakili oleh Dirintelkam dan Kabidhumas Polda Kepri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Batam pada semester pertama 2026 mencapai 7,28 persen. Sementara itu, realisasi investasi tercatat sebesar Rp58,97 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut membutuhkan dukungan komunikasi publik yang baik agar berbagai perkembangan pembangunan dapat diketahui masyarakat secara utuh.

Amsakar juga mengajak insan pers untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif dengan pemerintah, menyajikan pemberitaan secara berimbang, serta tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

Ia mengingatkan agar setiap informasi disampaikan dengan memperhatikan konteks dan kelengkapan fakta sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun persepsi negatif terhadap iklim investasi daerah.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menilai pers memiliki posisi strategis dalam mendukung penyebarluasan informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah.

Menurutnya, kebebasan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional, verifikasi fakta, serta penyampaian informasi yang objektif.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan turut memaparkan sejumlah arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Ia menegaskan bahwa swasembada pangan menjadi salah satu prioritas pemerintah karena berkaitan langsung dengan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari peningkatan produktivitas petani, nelayan, hingga peternak.

Zulkifli Hasan berharap Rakernas III PJS mampu melahirkan gagasan, masukan, serta rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas jurnalistik di Indonesia.

Ia juga menekankan bahwa kritik dan pengawasan terhadap pemerintah tetap diperlukan sebagai bagian dari demokrasi. Namun, penyampaiannya harus berlandaskan fakta, berimbang, dan tidak mengabaikan konteks persoalan.

Polda Kepri Dorong Kemitraan Sehat dengan Insan Pers

Polda Kepri memandang hubungan kemitraan dengan media sebagai salah satu unsur penting dalam menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat dan bertanggung jawab.

Melalui komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan, Polri dan insan pers diharapkan dapat bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat, menangkal kesalahpahaman informasi, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Semangat tersebut sejalan dengan slogan Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan pelayanan demi kepentingan masyarakat luas.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa hubungan baik antara Polri dan insan pers perlu terus dipelihara sebagai bagian dari upaya memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Ia menegaskan, komunikasi dan sinergi yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung keterbukaan informasi, transparansi, serta penyampaian berbagai kegiatan kepolisian secara akurat dan bertanggung jawab.

Selain itu, Nona juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin menyampaikan pengaduan dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam dan bebas pulsa.

Melalui penguatan sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan insan pers, diharapkan tercipta ruang informasi publik yang semakin sehat, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Rara)