Wakapolda Kepri Lepas 24 PMI ke Oman, Poliran Dorong Peluang Kerja dan Kesejahteraan Masyarakat
BATAM, Batam24.com – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) terus menunjukkan kepedulian terhadap persoalan pengangguran melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Salah satu upaya konkret diwujudkan dengan memfasilitasi keberangkatan 24 Pekerja Migran Indonesia (PMI) menuju Oman untuk mendapatkan kesempatan bekerja di luar negeri.
Pelepasan keberangkatan 24 PMI tersebut dilakukan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., di Pelabuhan Internasional Batam Center, Minggu (8/11/2026).
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polda Kepri terhadap Quick Wins Kapolri Program Nomor 1 tentang Ruang Publik Aman. Melalui Poliran, kepolisian berupaya berkontribusi dalam membuka akses lapangan pekerjaan sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Karoops Polda Kepri, perwakilan Dirbinmas Polda Kepri, Kepala BP3MI Kepri, Kapolresta Barelang, Kapolsek Kawasan Pelabuhan, serta para calon PMI yang akan diberangkatkan ke Oman.
Dalam sambutannya, Anom Wibowo menyampaikan apresiasi kepada BP3MI Kepri atas kerja sama dan pelayanan yang diberikan dalam proses pemberangkatan para pekerja migran tersebut.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan kerja sekaligus memastikan perlindungan bagi masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri.
Ia menegaskan, pemberangkatan 24 PMI tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung Program Poliran Polda Kepri dan Migran Aman BP3MI Kepulauan Riau.
Wakapolda berharap kesempatan bekerja di Oman dapat dimanfaatkan para PMI untuk meningkatkan kemampuan, memperbaiki taraf ekonomi, serta membantu memenuhi kebutuhan keluarga di kampung halaman.
Namun demikian, ia mengingatkan para pekerja migran agar senantiasa mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku di negara tujuan. Mereka juga diminta menjaga perilaku, etika, serta menghormati budaya dan adat istiadat masyarakat setempat.
Apabila menghadapi kendala atau persoalan selama bekerja, para PMI diimbau segera berkoordinasi dengan perusahaan tempat bekerja, BP3MI, maupun perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di Oman.
Selain itu, Wakapolda berpesan agar seluruh pekerja menjalankan tugas dengan disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab. Komunikasi dengan keluarga di Indonesia juga diharapkan tetap terjaga selama berada di luar negeri.
Salah seorang calon PMI, Azis, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakapolda Kepri atas perhatian dan dukungan yang diberikan sehingga dirinya bersama rekan-rekannya memperoleh kesempatan bekerja di Oman.
Ia juga mengapresiasi BP3MI Kepri yang telah membantu proses administrasi dan kelengkapan dokumen keberangkatan sehingga berjalan lancar.
Azis berharap seluruh PMI yang diberangkatkan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalankan pekerjaan di Oman hingga nantinya dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Di akhir testimoninya, ia menyampaikan pesan, "Polisi Bersama Masyarakat."
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan.
Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis atau bebas pulsa.
Melalui Program Poliran, Polda Kepri berharap sinergi bersama instansi terkait terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses kesempatan kerja yang aman, legal, dan terlindungi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi kepolisian dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pelayanan dan kepedulian sosial.
(Rara)

