Lapas Batam Edukasi Siswa SDN 004 Sei Beduk, Kenalkan Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan
BATAM, Batam24.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menerima kunjungan edukatif dari siswa SDN 004 Sei Beduk bersama kepala sekolah dan guru pendamping, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan produktif di dalam lapas.
Melalui kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan peran lapas yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan terhadap warga binaan, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan dan kemandirian melalui berbagai kegiatan produktif.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Batam, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, serta Kepala Sekolah SDN 004 Sei Beduk. Dalam kesempatan itu, pihak Lapas Batam memberikan penjelasan mengenai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang dilaksanakan untuk membekali warga binaan dengan kemampuan serta keterampilan yang bermanfaat.
Selanjutnya, para siswa diajak berkeliling untuk melihat langsung berbagai aktivitas pembinaan di lingkungan Lapas Batam. Mereka berkesempatan mengenal proses pembuatan tempe, pengolahan roti, produksi berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pembuatan aneka kerajinan tangan.
Tidak hanya itu, para peserta juga mengunjungi area perkebunan dan peternakan yang dikelola sebagai bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian. Di lokasi tersebut, siswa diperkenalkan dengan kegiatan budi daya sayuran dan peternakan yang turut mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa mengenai proses produksi pangan, pengembangan keterampilan, serta pentingnya kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi sarana edukasi, kunjungan tersebut juga diharapkan dapat membangun pemahaman generasi muda mengenai fungsi pemasyarakatan secara lebih luas. Dengan melihat langsung aktivitas di dalam lapas, para siswa dapat mengetahui bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki peran penting dalam membina warga binaan agar mampu mengembangkan potensi dan keterampilan untuk bekal kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Lapas Batam berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat memperkuat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Pengenalan sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan wawasan, kepedulian sosial, serta pemahaman yang lebih baik mengenai proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui berbagai program pembinaan yang produktif, Lapas Batam terus mendorong terciptanya kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi warga binaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
(Rara)

