Polsek Batu Ampar Rangkul Komunitas Ojol, Aspirasi Parkir hingga Debu Jalan Jadi Perhatian
BATAM, Batam24.com – Polsek Batu Ampar terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi bersama komunitas Sahabat Milenial Batam (SMB) yang digelar di Base Camp SMB, Ruko Golden City Blok GG Nomor 11, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Minggu (30/8/2026) malam.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri Kanit Intelkam Polsek Batu Ampar Ipda Agustinus Manulang, S.H., yang mewakili Kapolsek Batu Ampar. Turut hadir Wakil Ketua SMB Carles Bulolo, Sekretaris Umum Dhany, Bendahara Deny, Pembina SMB Mitus Haryanto serta sekitar 50 anggota komunitas.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, pihak komunitas menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan rutin kopi darat atau kopdar tersebut. Pembina SMB Mitus Haryanto berharap komunikasi antara komunitas pengemudi ojek online dan kepolisian dapat terus diperkuat, terutama untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas pada malam hari.
Selain membahas persoalan keamanan, anggota komunitas juga menyampaikan sejumlah keluhan yang mereka hadapi saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah dugaan pungutan parkir sebesar Rp2.000 di kawasan Pelabuhan Batu Ampar, termasuk bagi kendaraan yang berhenti dalam waktu singkat dan disebut tidak menerima karcis parkir.
Komunitas berharap persoalan tersebut dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait agar ditemukan solusi yang sesuai dengan ketentuan.
Keluhan lainnya berkaitan dengan kondisi jalan yang dinilai kerap berkabut dan berdebu akibat aktivitas kendaraan besar dan trailer. Kecepatan sejumlah kendaraan besar juga menjadi perhatian para pengemudi karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
Sekretaris SMB, Dhany, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi yang penting untuk memperkuat kolaborasi antara komunitas pengemudi ojek online dengan kepolisian. Pihaknya juga berharap dapat memperoleh arahan mengenai mekanisme penyampaian laporan dan pengaduan yang tepat kepada aparat kepolisian.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ipda Agustinus Manulang mengatakan koordinasi dengan komunitas pengemudi ojek online sangat penting karena para pengemudi memiliki mobilitas tinggi dan banyak beraktivitas di tengah masyarakat, termasuk di kawasan Harbour Bay dan sekitarnya.
Ia menyampaikan bahwa anggota komunitas dapat segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti.
Namun demikian, anggota komunitas diingatkan untuk tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan dugaan tindak pidana.
"Keselamatan diri tetap harus menjadi prioritas. Jika menemukan suatu kejadian, segera berkoordinasi dengan kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas," demikian pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Apabila situasi memungkinkan dan aman, masyarakat dapat membantu memberikan informasi atau dokumentasi awal untuk mendukung laporan kepada pihak kepolisian.
Anggota komunitas juga diimbau berhati-hati ketika menghadapi orang yang berada dalam pengaruh minuman keras maupun persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik. Dalam situasi tertentu, masyarakat diminta segera meminta bantuan aparat dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Selain itu, jajaran Polsek Batu Ampar mengingatkan para pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm sesuai standar, serta memastikan penumpang juga menggunakan perlengkapan keselamatan.
Para anggota komunitas juga diajak untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman.
Dari hasil pertemuan tersebut, Polsek Batu Ampar akan menindaklanjuti sejumlah aspirasi yang disampaikan komunitas. Persoalan debu serta aktivitas kendaraan dan alat berat akan dikoordinasikan lebih lanjut agar aktivitas tersebut tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sementara keluhan mengenai pengelolaan parkir di kawasan Pelabuhan Batu Ampar akan disampaikan kepada pihak pengelola untuk mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojek online. Dengan adanya pertukaran informasi yang cepat, potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Kegiatan silaturahmi berakhir sekitar pukul 22.10 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.
Polsek Batu Ampar juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melaporkan tindak pidana, maupun menyampaikan informasi terkait gangguan kamtibmas.
Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Batu Ampar diharapkan tetap terjaga dengan aman, tertib, dan kondusif.
(Rara)
