Kapolda Kepri Gandeng IKTD Tanjungpinang Perkuat Keamanan di Tengah Pertumbuhan Investasi
BATAM, Batam24.com – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Suhendri mengajak Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Tanjungpinang bersama seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan Suhendri saat menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKTD Tanjungpinang di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga membahas peluang kerja sama antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta kondusif di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD IKTD Tanjungpinang, Elfi Edison, memaparkan sejumlah program organisasi. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembentukan Rumah Budaya di Tanjungpinang.
Rumah Budaya tersebut diharapkan menjadi wadah pelestarian tradisi dan kebudayaan masyarakat Tanah Datar sekaligus ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antaranggota maupun masyarakat luas.
IKTD juga menyatakan komitmennya untuk mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menanggapi hal itu, Kapolda Kepri menekankan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.
Menurut Suhendri, situasi keamanan yang stabil memiliki hubungan erat dengan keberlangsungan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Kepulauan Riau, khususnya Batam, terus berkembang sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi ekonomi dan investasi.
Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga suasana yang aman dan harmonis sehingga aktivitas ekonomi, pembangunan, serta investasi dapat berjalan tanpa terganggu persoalan keamanan.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia menyoroti penyebaran ujaran kebencian, fitnah, dan berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu konflik serta merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.
Melalui pertemuan tersebut, Polda Kepri berharap IKTD Tanjungpinang dapat terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan, toleransi, dan persatuan.
Sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di Kepulauan Riau.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat agar terus berpartisipasi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan laporan maupun pengaduan dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam dan bebas pulsa.
(Rara)

